Efisiensi dalam pengiriman barang menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan dalam bisnis, khususnya bagi perusahaan B2B yang sering mengelola logistik dalam jumlah besar. Salah satu cara untuk mencapai efisiensi adalah dengan memahami cara menghitung dimensi pengiriman menggunakan pallet. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk membantu Anda menghitung dimensi pengiriman pallet dengan tepat dan efisien, sehingga dapat menghemat biaya dan waktu pengiriman.
Daftar Isi

Mengapa Menghitung Dimensi Pengiriman Penting?
Penghitungan dimensi pengiriman tidak hanya penting untuk memastikan barang Anda sesuai dengan kapasitas kendaraan, tetapi juga untuk menghindari biaya tambahan yang sering kali dikenakan oleh penyedia jasa logistik. Dengan penghitungan yang tepat, Anda dapat:
- Mengoptimalkan ruang kendaraan pengiriman
- Mengurangi risiko kerusakan barang selama pengiriman
- Menghindari biaya tambahan akibat kesalahan penghitungan volume atau berat
Apa Itu Dimensi Pengiriman dengan Pallet?
Pallet adalah alas yang digunakan untuk menata dan memindahkan barang secara efisien menggunakan forklift atau alat berat lainnya. Dimensi pengiriman dengan pallet merujuk pada ukuran total dari barang yang telah ditata di atas pallet, termasuk tinggi, lebar, dan panjangnya.
Standar Ukuran Pallet
Pallet memiliki ukuran standar yang umum digunakan, yaitu:
- ISO Pallet: 120 cm x 100 cm
- EU Pallet: 120 cm x 80 cm
- Pallet Lokal: Beragam ukuran sesuai kebutuhan
Mengetahui ukuran standar ini penting untuk mempermudah penghitungan dimensi pengiriman.
Langkah-Langkah Menghitung Dimensi Pengiriman dengan Pallet
1. Ukur Dimensi Barang yang Akan Dikirim
Pastikan Anda mengukur:
- Panjang (Length): Dari ujung barang terpanjang
- Lebar (Width): Dari sisi terluas barang
- Tinggi (Height): Dari dasar hingga puncak barang yang ditumpuk
2. Sesuaikan Barang dengan Ukuran Pallet
Letakkan barang di atas pallet dan pastikan barang tidak melebihi dimensi pallet standar. Jika barang lebih besar, pertimbangkan untuk menggunakan pallet khusus atau menata ulang barang.
3. Hitung Volume Total
Rumus untuk menghitung volume adalah: Volume=Panjang×Lebar×TinggiVolume = Panjang \times Lebar \times Tinggi
Pastikan hasil penghitungan menggunakan satuan yang sama, misalnya dalam sentimeter (cm) atau meter (m).
4. Perhitungkan Berat dan Volume Berat
Selain volume fisik, Anda juga harus memperhatikan volume berat (dimensional weight) yang digunakan oleh penyedia jasa logistik. Rumusnya adalah: Dimensional Weight=Volume6000 (dalam kg)Dimensional\ Weight = \frac{Volume}{6000} \text{ (dalam kg)}
Pilih nilai yang lebih besar antara berat aktual dan volume berat untuk menghindari biaya tambahan.
Tips untuk Mengoptimalkan Pengiriman dengan Pallet
- Gunakan Barang yang Dapat Ditumpuk: Pastikan barang dapat ditata secara vertikal untuk menghemat ruang.
- Pilih Pallet Berkualitas: Gunakan pallet yang kokoh dan sesuai dengan kebutuhan barang.
- Pertimbangkan Balutan Shrink Wrap: Gunakan plastik pembungkus untuk menjaga kestabilan barang selama pengiriman.
- Cek Aturan Penyedia Jasa Logistik: Beberapa penyedia memiliki persyaratan khusus untuk penghitungan volume dan berat.
Kesimpulan
Menghitung dimensi pengiriman dengan pallet adalah langkah penting untuk mencapai efisiensi logistik. Dengan memahami cara penghitungan yang tepat, Anda tidak hanya dapat menghemat biaya tetapi juga memastikan barang Anda tiba dengan aman dan tepat waktu. Pastikan untuk selalu menggunakan metode yang sesuai dengan standar logistik dan kebutuhan pengiriman Anda.





